Posts

Showing posts with the label JOKOWI

Pemimpin "GILA" Dan "BAJINGAN" Indonesia

Image
Ketika Jokowi ‘Gila’ dan Ahok ‘Bajingan’, Skenario Singapura atas Indonesia Gagal  (Kompas.com) Naiknya Jokowi menjadi RI-1 adalah sesuatu yang ajaib (miracle). Tak banyak pihak yang yakin jika Jokowi berhasil menjadi Presiden. Menjelang Pilpres 2014 lalu, Singapura, negara-negara Eropa dan Amerika, sangat yakin bahwa Prabowolah yang menjadi penguasa Indonesia selanjutnya. Prediksi itu membuat Singapura lebih banyak diam, kurang agresif dan enggan ikut ‘bermain’ di Pilpres 2014 lalu. Dalam strategi dan kebijakan politik luar negeri Singapura,  Indonesia diprediksi hingga sepuluh tahun ke depan, tidak akan banyak berubah. Dalam analisis para pengambil kebijakan politik negeri Singa itu, Prabowo tidak akan mampu membuat terobosan baru untuk memajukan Indonesia. Hal itu karena orang-orang di sekitarnya dan lebih-lebih para elit pendukungnya, adalah orang-orang lama yang terbiasa dengan gaya hidup priyayi dan akrab dengan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Jika keadaan...

Mengharukan Jokowi Bertemu Bapak Angkatnya di Aceh

Image
Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Bener Meriah untuk meresmikan Bandara Rembele, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri bertemu dengan bapak angkatnya di Aceh. Suasana haru menyelimuti pertemuan itu. Pertemuan digelar sambil makan siang di Rumah Makan Putri Simpang Tige, Jalan Rembele, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (2/3/2016). Lokasi ini hanya berjarak sekitar 300 meter dari Bandara Rembele yang baru saja diresmikan Jokowi. Bapak angkat Jokowi adalah H. Nurdin. Dia menjadi bapak angkat saat Jokowi tinggal dan bekerja di PT Kertas Kraft Aceh sekitar tahun 1986-1988. Dalam pertemuan itu, selain bapak angkat, ada 20 orang sahabat Jokowi yang juga pernah tinggal bersama-sama Jokowi di Aceh. (Baca juga: Jokowi Ajak Makan Siang Para Sahabat Lamanya Saat Bekerja di Aceh) "Banyak cerita, cerita sambil nangis-nangis. Ya sempat nangis, cium-cium saya, dia pelukan-pelukan (saat bertemu)," ucap Nurdin yang tampil berkopiah dan sorban saat berte...

Obama Sapa Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Image
CALIFORNIA  - Bertemu di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) US-ASEAN, Presiden AS Barack Obama menyapa Presiden Joko Widodo menggunakan bahasa Indonesia. Keduanya menghadiri pertemuan antara pimpinan AS dan 10 negara ASEAN yang diadakan Selasa (16/2/2016) di Sunnylands, Rancho Mirage, California, AS, itu. Menurut Desert Sun, sebelum pertemuan itu dimulai, Obama sempat menghampiri Jokowi dan menyalaminya, sembari berfoto bersama. Ia dikatakan bahkan sempat menyapa Jokowi menggunakan bahasa Indonesia, yang tak disebut jelas apa kata-katanya. Jokowi kemudian membalas ramah sapaan orang nomor satu AS itu. "Lalu, bagaimana keadaan keluarga?," demikian tanya Obama lagi, kali ini dalam bahasa Inggris. Obama menyambut 10 perwakilan negara anggota ASEAN dalam pertemuan yang akan berlangsung dua hari itu dan membahas soal ekonomi dan keamanan regional. Begitulah sekilas info yang menurut beberapa netizen merupakan berita gak penting dari orang penting.

Pemberian presiden di tolak, warga dan tamu undangan malah tertawa terpingkal-pingkal.

Image
Baru kali inilah pemberian seorang presiden di tolak dan menjadi bahan tertawaan para tamu undangan maupun warga yang hadir.Peristiwa itu terjadi saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pontianak dalam rangka menghadiri Karnaval Khatulistiwa sebagai puncak peringatan 70 tahun Indonesia Merdeka pada hari Sabtu yang lalu, tanggal 22 Agustus 2015.Dalam kunjungan tersebut, Jokowi juga membagikan kartu sakti kepada sejumlah warga yang dipusatkan di SMP Negeri 4 Pontianak Timur   Sudah menjadi kebiasaan saat kunjungan ke daerah, Presiden Joko Widodo selalu bagi-bagi hadiah berupa sepeda.Sebanyak lima unit sepeda disiapkan untuk dibagikan kepada warga.Ketika Presiden menawarkan sebuah hadiah sepeda kepada warga yang hadir. Salah seoarang warga beruntung mendapat hadiah dari Presiden Joko Widodo adalah seorang siswa SD yang berpostur tubuh kurus tinggi yang bernama Irfan Hakim yang biasa di panggil Ivan   "Nah, ini mirip saya ini. Kurus, tinggi, ganteng, persis saya," seloroh Jo...

Hebat...! Berkat Jokowi Korea Utara dan Korea Selatan berdamai.

Image
Sejak sebelum tahun 1950 -an konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan sudah terjadi. Namun puncaknya di pertengahan tahun 1950 saat Korea Utara menyerang Korea Selatan maka terjadilah perang korea , Korea Utara dibantu oleh sekutunya sesama negara komunis yaitu China dan Rusia. Sementara Korea Selatan di dukung Amerika Serikat dan sekutunya. Hingga saat ini ketegangan-ketengangan antara Korea Utara dan Korea Selatan masih sering terjadi. Baru-baru ini konflik Korea Utara dan Korea Selatan semakin memuncak hal ini dipicu adanya kontak senjata yang terjadi antara tentara Korea Utara dan Korea Selatan di Zona demiliterisasi pada tanggal 20 Agustus lalu. Yang awalnya dipicu provokasi propaganda bernada menghina Korea Utara, yang diputar pengeras suara di area tentara Korea Selatan yang sedang menjaga perbatasan. Merasa terhina dengan siaran propaganda Korea Selatan, beberapa tentara Korea Utara melancarkan tembakan ke arah negara tetangganya. Sebagian laporan menyatakan rudal...

Tidak ada berani menurunkan Jokowi

Image
Tidak ada  berani menurunkan Jokowi, Sudah sejak awal bulan Mei santer diberitakan akan ada demo besar-besaran. Di samping untuk memperingati 17 tahun Reformasi., tersiar juga kabar bahwa aksi nanti juga akan menggulingkan pemerintahan yang dipimpin oleh  Presiden Joko Widodo. Akankah hal itu akan benar-benar terlaksana.?  Banyak pengamat yang tidak yakin akan hal itu, bahkan menurut Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens saat ini tidak ada yang berani melawan Jokowi . Mengapa tidak ada yang berani melawan jokowi ? Apakah jokowi terlau kuat ,kejam dan otoriter ..? Ternyata tidak, tidak ada yang berani melawan Jokowi menurut Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens karena  tokoh-tokoh yang galak-galak sudah menjadi relawan Jokowi. Dan untuk menurunkan jokowi perlu alasan yang kuat, padahal saat ini tidak ada alasan kuat untuk menjatuhkan rezim Jokowi. Sebab, kata dia, enam bulan pertama pemerintahan Jokowi adalah fas...

Siapa yang Berani Melawan Jokowi?

Image
Siapa yang Berani Melawan Jokowi? - Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menilai aksi mahasiswa yang akan digelar 20 Mei 2015 hanyalah gerakan romantis. Artinya, gerakan tersebut hanyalah bentuk ungkapan cinta rakyat terhadap Presiden Joko Widodo "Saya kira tidak ada yang istimewa di tanggal 20 dan 21 Mei. Gerakan ini akan menjadi gerakan romantis saja," kata Boni, di Jakarta, Selasa (19/5/2015). Lebih lanjut, Boni memastikan tidak ada alasan kuat untuk menjatuhkan rezim Jokowi. Sebab, kata dia, enam bulan pertama pemerintahan Jokowi adalah fase untuk perwujudan nawacita. "Secara keseluruhan saya melihat pemerintahan Jokowi baik-baik saja dan tidak pantas dikritik terlalu serius. Karena itu, besok cuma gerakan refleksi 17 tahun reformasi," ungkapnya. Boni meyakini, Presiden Jokowi tidak akan bisa dijatuhkan dari kursi presiden. "Tidak ada dasar untuk marah kepada Jokowi. Bahkan sampai selesainya pun saya jamin tidak akan bisa mengk...

Petral, sarang mafia migas dilindungi SBY disikat Jokowi

Image
PT Pertamina Energy Trading Ltd atau Petral akhirnya resmi dibubarkan setelah hampir satu dekade beragam cara dilakukan untuk membubarkan anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut. Pemerintahan Jokowi-JK melalui Menteri ESDM Sudirman Said dan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto memutuskan melikuidasi perusahaan yang disebut-sebut sarang mafia migas itu. "Reputasi Petral sejak dulu lekat dengan persepsi negatif," kata Sudirman Said. Dia memberikan sinyal bahwa keputusan ini sesuai arahan Presiden Jokowi yang disebut-sebut sudah setuju Petral dibubarkan. "Kata presiden, masa lalu harus diputus," ucapnya. Kemarin, Menteri ESDM SUdirman Said dan mantan ketua tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri blak-blakan soal panjangnya jalan menuju pembubaran Petral. Termasuk di dalamnya ada kekuatan besar yang mencoba 'melindungi' Petral. Wacana pembubaran Petral muncul pertama kali pada 2006, di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat itu, ...

Jokowi sungguh-sungguh ingin bangun Papua

Image
Presiden Joko Widodo sungguh-sungguh ingin membangun Papua, seperti janji-janji dalam kampanye pemilihan presiden tahun lalu Jokowi akan memperhatikan dan serius untuk membangun kawasan Indonesia Timur ,termasuk propinsi Papua. Untuk merealisasikan janjinya tersebut hari ini  Sabtu ,9 Mei 2015 kembali mengunjungi Papua. Tidak tanggung-tanggung sepluh menteri Kabinet kerja ikut mendampingi beliau. Menteri-menteri  yang mendampingi tersebut adalah Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhi Purdijatno, Menko bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Pendayahgunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoli, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri PU M Basuki Hadimuljono dan Menteri Pariwisata Arief Jahya., Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti Selain Sepuluh mentri tersebut turut serta pula sejuml...

Ke Indonesia Timur Jokowi bawa uang trilyunan

Image
Presiden Joko Widodo menepis  tudingan sebagian orang yang mempertanyakan kunjungan  kerjanya ke sejumlah provinsi di Indonesia Timur seperti Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Apalagi, muncul anggapan bahwa kunjungan itu dilakukan Jokowi tanpa tujuan. "Ada yang bertanya, ngapain Jokowi ke Indonesia Timur? Ya, ini, saya ini membawa uang triliunan untuk mempercepat pembangunan proyek infrastruktur di wilayah Indonesia bagian Timur," ujar Jokowi, yang berbicara di halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Maluku Utara, saat mencanangkan percepatan pembangunan Kota Baru Sofifi sebagai ibukota provinsi Maluku Utara, Jumat (8/5/2015). Dalam acara itu, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum M Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Pariwisata Arief Jahya, serta Deputi V Kantor Staf Presiden Bidang Analisa Data dan Informasi Strategis Mayjen TNI Andogo Wiradi. Menurut Presiden, khusus untuk Maluku Utara, pemerintah ...

Jokowi : Pak Prabowo, Nanti 2019 Maju Lagi Enggak?

Image
Persaingan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden 2014 lalu tak membuat hubungan keduanya kaku. Kedua tokoh ini justru terlihat semakin akrab meski Prabowo bersama partainya, Gerindra, memilih menjadi oposisi. Keakraban keduanya kembali terlihat pada acara pelantikan pengurus DPP PAN di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (6/5/2015) malam. Presiden Jokowi, saat akan menuju panggung untuk menyampaikan pidato politik, menyempatkan untuk menghampiri Prabowo dan memberi hormat. Prabowo membalas hormat Jokowi itu dan menjabat tangan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Suasana kian mencair ketika dalam pidatonya Jokowi bercerita soal kelakarnya bersama Prabowo saat pertemuan di Istana Bogor beberapa waktu lalu. "Saya pernah bisik ke Pak Prabowo, waktu bertemu di Istana Bogor, 'Pak Prabowo nanti 2019 maju lagi ndak?'" cerita Jokowi di hadapan ratusan kader PAN yang hadir. Para kader PAN pun tertawa saat Jokowi menyinggung hal itu. "Ya,...

Pebisnis AS Masih Percaya Sama Jokowi

Image
Jakarta -Meskipun ekonomi Indonesia sedang lesu namun Pebisnis AS masih percaya sama Jokowi. Hal ini terungkap setelah sejumlah pimpinan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) hari ini menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Para pebisnis ini membicarakan peluang investasi di Indonesia. Vice Presiden of US-ASEAN Bussines Council, Marc Mealy, mengatakan meski ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,7% di kuartal I-2015, lebih lambat dibandingkan triwulan sebelumnya, tapi para pebisnis AS ini masih percaya untuk menempatkan dana di dalam negeri. "Indonesia masih menjadi tempat yang sangat-sangat positif di mata pebisnis AS untuk berinvestasi," katanya saat jumpa pers di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (5//5/2015). Menurutnya, selain Indonesia banyak negara lain di dunia yang mengalami perlambatan ekonomi di tiga bulan pertama tahun ini. Sehingga dunia usaha harus bisa mengimbangi fenomena ini. "Menurut saya banyak negara mengalami ...

Presiden Joko Widodo Adalah Pengamat Canggih Peristiwa Internasional

Image
Jokowi Adalah Pengamat Canggih Peristiwa Internasional Sumber Foto: Jokowi "Harus Berdiri Paling depan", Hamodia.com Analisa yang mengejutkan "digiring" oleh Bloomberg  media bisnis asal AS, yang menyebutkan bahwa Presiden Joko "Jokowi" Widodo ternyata antitesis dari pemimpin Indonesia sebelumnya, bahkan hingga merujuk ke era orde baru. Setelah beberapa bulan menjabat, Presiden Indonesia Joko Widodo tidak hendak membuat semua orang senang, dalam artian dalam bisnis keuntungan yang dicari dalam deal per deal basis, bukan kesenangan satu pihak pada pihak lainnya. Oleh karena itulah term politik bebas aktif di era pendahulunya hingga pada Presiden Soeharto, kini digantikan lain, yakni "agresif profit" Ini diperlihatkan Jokowi dalam diktumnya yang terkenal, "Untuk apa Indonesia mengikuti kegiatan pertemuan kepala negara jika berd...

SURAT UNTUK PRESIDEN YANG MUNGKIN TAK AKAN PERNAH DIBACA

Image
SURAT UNTUK PRESIDEN YANG MUNGKIN TAK AKAN PERNAH DIBACA Jakarta, 22 April 2015 Kepada Yang Terhormat, Presiden Joko Widodo, Kami tak dapat berkata apa pun melihat begitu kasat mata arogansi kekuasaan diperagakan dan dibiarkan merajalela. Peristiwa yang akan terjadi hari ini adalah simbol kecongkakan luar biasa yang meruntuhkan kepercayaan paling dalam. Padahal, selama ini kepercayaan itu dicoba dibangun dan ditumbuhkan, dan rakyat pun menyambut dengan gegap gempita. Inilah episode peperangan kebatilan melawan kejujuran dalam babak baru dalam bungkus politik hukum manipulatif dijadikan landasan utama. Lihatlah. Ketika proses hukum formal dijalankan untuk mengemas beragam kepentingan politik yang bekerja tanpa landasan kejujuran dan tanggung-jawab, tidakkah kepercayaan yang akan menjadi taruhannya? Kepercayaan itu pasti akan terkikis dan bahkan bisa lenyap sama sekali, tanpa bekas? Apakah dikira kepercayaan rakyat yang tumbuh dari batin yang paling dalam ini, da...

Isi Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo di penutupan KTT KAA ke-60

Image
Setelah  membuka KAA dengan pidato yang memberi semangat Presiden Joko Widodo secara resmi juga menutup konferesi tingkat tinggi Asia Afrika di Plenary Hall, Jakarta Convention Center dengan pidato penutupan. Berukut ini Isi Pidato Lengkap  Presiden Joko Widodo di penutupan KTT KAA ke-60 : Assalamualaikum Warrahmuatollohi Wa Barokatuh. Yang mulia para pemimpin negara-negara Asia Afrika. Yang terhormat para ketua delegasi, ibu dan bapak sekalian yang saya hormati. Selama dua hari ini saya merasakan antusiasme, kehangatan dan persaudaraan antar kita antar delegasi dan peninjau konferensi asia afrika. Selama dua hari itu pula kita telah bekerja keras dengan sepenuh hati menyusun langkah nyata guna memperkuat dan memajukan tatanan dunia yang lebih damai dan adil, mendorong terjadinya kerja sama yang saling menguntungkan agar dapat menjembatani kesenjangan pembangunan dan merealisasikan kemerdekaan palestina serta memastikan tersedianya dana bagi pembangunan i...

Isi Pidato lengkap Presiden Jokowi di pembukaan KAA Bangkitkan Semangat

Image
Pidato Presiden Joko Widodo saat membuka Konferensi Asia Afrika menyoroti kondisi dan situasi global yang masih belum  memuaskan . Presiden Joko Widodo mengajak negara-negara di kawasan Asia dan Afrika mempererat kerja sama dan menciptakan tatanan dunia baru yang berdasarkan keadilan dan kesetaraan. Karena ekonomi dunia hingga saat ini masih di kuasai beberapa pihak saja,yaitu Bank Dunia dan IMF. berikut ini Isi Pidato lengkap Presiden Jokowi di pembukaan KAA Bangkitkan Semangat : 60 Tahun lalu, bapak bangsa kami, Presiden Soekarno, Bung Karno mencetuskan gagasan tersebut demi membangkitkan kesadaran bangsa-bangsa Asia Afrika mendapatkan hak hidup yang menentang ketidakadilan, menentang imperialisme. 60 tahun lalu solidaritas kita perjuangkan untuk memberi keadilan bagi rakyat kita itulah semangat gelora KAA 1955. Itulah esensi dari semangat Dasa Sila Bandung Kini 60 tahun kemudian kita bertemu kembali di negeri ini di Indonesia dengan suasana berbeda, bangsa-bang...

Benar-benar hebatkah Presiden Jokowi

Image
Sejak di usung Koalisi Indonesia Hebat dan Tagline Indonesia Hebat, benar-benar hebatkah Jokowi yang kemudian terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia. Konon kabarnyanya Presiden Jokowi piawai menggunakan tangan orang lain untuk melakukan sesuatu yang menjadi tujuan utamanya. Dalam penyusunan kabinet misalnya, Presiden Jokowi disebut-sebut menggunakan tangan KPK untuk menyingkirkan secara halus calon menteri yang kurang disukainya yang sebelumnya didesakkan oleh koalisi partai pendukungnya.  Demikian pula pada kasus pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri, Presiden Jokowi juga mencoba menggunakan tangan DPR untuk menjegal Budi Gunawan walaupun tidak  berhasil. tetapi ada pendukungnya yang berpikir bahwa tujuan utama Prsiden Jokowi melakukan semua itu hanya untuk mengetahui karakter dan kepentingan pribadi orang-orang disekelilingnya. Maka setelah tidak berhasil menggunakan tangan DPR, Presiden Jokowi mnegeluarkan jurus hebat lainnya yaitu merangkul Prabowo d...

Kecerobohan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak cermat membaca isi Perpres

Image
JAKARTA – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon, sangat menyayangkan tindakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2015 mengenai penambahan anggaran untuk uang muka atau down payment (DP) mobil pejabat negara . Apalagi, alasan yang dikeluarkan itu karena tidak cermat melihat isi Perpres, dan ini menunjukkan kecerobohan. “Saya menyayangkan saja kenapa, harusnya dia bisa lebih teliti dan cermat kan alasannya Jokowi dia tidak tahu persis (ada penambahan DP mobil), jadi kemudian di tanda tangan, tapi ini kan pertanyaan juga kenapa dia bisa begitu,” ujarnya kepada Okezone , Senin (6/4/2015). Presiden Jokowi Ketua DPP PDIP ini juga merasa heran dengan adanya alasan Presiden Jokowi yang seperti itu justru kalau ditarik benang merahnya maka ada sesuatu yang salah. Pasalnya, sebuah lembaga Kepresidenan kenapa sampai bisa melakukan kecerobohan seperti ini. “Makanya itu kan kalau kita tari...

Puluhan Guru Siap Bantu Presiden Jokowi Belajar Membaca Dokumen

Puluhan Guru Siap Bantu Presiden Jokowi Belajar Membaca Dokumen Puluhan guru dan dosen yang tergabung dalam Gerakan Pengajar Untuk Indonesia Membaca (GERPIM) menyatakan siap secara sukarela untuk membantu Presiden Joko Widodo mempelajari cara membaca dokumen. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara GERPIM, Selly Zulkarnain, dalam konferensi pers untuk menunjukkan tekad mereka dalam memberikan sumbangsih pada negara dan pemerintah di Jakarta, pagi ini (9/4). “Kami sangat prihatin dengan jawaban presiden terakhir bahwa beliau tidak membaca dokumen-dokumen negara secara detail . Meski bukan kami yang dulu mengajar presiden, tapi ini adalah tanggung jawab kami sebagai guru dan dosen untuk memastikan bahwa para siswa mengerti pentingnya membaca dengan cermat, baik itu buku, koran, maupun dokumen, termasuk presiden,” ujarnya. Ia menekankan pada posisi presiden yang strategis. Kesalahan dalam membaca dan menandatangani dokumen akan berpotensi fatal, terutama bila menya...